Copyright © Kopisenja || Design by Gamesin

About Us

Kopisenja adalah blog yang berisi tentang pertanian dsn peternakan

Contact Form

Ilmu Dasar Kesehatan Ternak ( Mengidentifikasi Kesehatan Ternak )

2 comments

Kesehatan_ayam


Kopisenja - Dalam pembahasan kali ini akan merujuk pada materi tentang kesehatan ternak unggas. Pengolahan kesehatan ternak merupakan bagian yang terpenting dalam tatalaksana pemeliharaan ternak. Kegagalan dalam pencapaian produksi sering disebabkan oleh kegagalan dalam pengolahan kesehatan ternak. Dengan kata lain bahwa dalam pemeliharaan ternak, salah satu penghambat yang sering dihadapi adalah penyakit. Bahkan tidak jarang peternak mengalami kerugian dan tidak lagi beternak akibat adanya kematian pada ternaknya. Upaya pengendalian penyakit dapat dilakukan melalui dapat dilakukan melalui usaha pencegahan penyakit atau pengobatan pada ternak yang sakit. Oleh karena itu peternak harus mempunyai pengetahuan dasar tentang mengidentifikasi penyakit pada ternak.

 

 

Dasar - Dasar Kesehatan Ternak ( Mengidentifikasi Kesehatan Ternak )

 

Definisi hewan sehat

Secara umum penyakit hewan adalah segala sesuatu yang menyebabkan hewan menjadi tidak sehat. Hewan sehat itu sendiri adalah hewan yang tidak memiliki kelainan dari kondisi normal dengan ciri-ciri :

a. Bebas dari penyakit yang bersifat menular atau tidak menular

b. Tidak mengandung bahan-bahan yang merugikan manusia sebagai konsumen

c. Mampu memproduksi secara optimum

 

Definisi hewan sakit

Definisi dari sakit adalah organ atau tubuhnya mengalami kelainan dari keadaan normalnya. Faktor-faktor yang mempengaruhi ternak unggas sakit adalah sebagai berikut :

a. Faktor internal tubuh

b. Agen infeksi dari luar (parasit bakteri, virus, jamur)

c. Stres lingkungan (perubahan musim, kepadatan populasi, perlakuan kasar)

 

Salah satu bagian penting dalam penanganan kesehatan ternak adalah melalukan pengamatan terhadap ternak yang sakit melalui pemeriksaan ternak yang diduga sakit dengan melakukan diagnosa yaitu suatu proses untuk menentukan dan mengamati perubahan yang terjadi pada ternak atau hewan melalui tanda-tanda atau gejala fisik yang terlihat sehingga suatu penyakit dapat diketahui penyebabnya.

Gejala klinis

 

Gejala sakit atau kelainan pada tubuh yang terjadi ketika ternak yang masih hidup menderita suatu penyakit (umum atau spesifik). Gejala klinis meliputi gejala umum dan spesifik (khusus) antara lain :

 

a. Gejala umum

Sifat umum yang terjadi pada hewan atau ternak ketika masih hidup menderita suatu penyakit sebagai reaksi tubuh terhadap agen penyebab penyakit.

-kondisi umum tubuh

-perubahan nafsu makan

-perubahan suhu tubuh

 

b. Gejala khusus/mempunyai ciri-ciri terhadap suatu penyakit (patognomonik)

Ciri-ciri yang gejala dimiliki antara lain :

-reaksi khas dari kelainan suatu sistem organ tubuh ternak akibat suatu penyakit.

-perubahan organ pencernaan

-perubahan organ peredaran darah

-perubahan organ pernafasan (respirasi)

-perubahan organ reproduksi


Tabel 1.1 perbedaan kondisi tubuh pada ternak ayam


 a. Ayam sehat b. Ayam sakit
 -Bobot badan sesuai standar -Bobot badan kurang sesuai dengan standar
 -Paruh normal -Paruh menyilang, berkeropeng ataupun cacat
 -Mulut dan lubang hidung bersih serta saat bernafas tidak ngorok -Mulut dan lubang hidung keluar lendir yang tidak normal, ngorok dan sulit bernafas.
 -Jengger dan pial berwarna merah cerah -Jengger dan pial pucat (kebiru-biruan, bengkak)
 -Mata bersinar, iris mata/pupil mata tidak melebar -Mata pucat pada iris mata bentuknya tidak teratur
 -Cara berjalan normal -Jalan pincang
 -Sayap tidak menggantung -Sayap lemah dan menggantung
 -Bulu halus dan bersih -Bulu terdapat parasit, kutu, tungau
 -Kulit bersih -Kulit terdapat cacar, pendarahan, luka
 -Pigmentasi pada kulit dan kaki normal -Pigmentasi kulit dan kaki pucat
 -Bulu sekitar kloaka bersih dan kering -Bulu sekitar kloaka kotor dan basah
 -Antara tulang dada dan kloaka (perut ayam) apabila dipegang tidak mengeras
 -Antara tulang dada dan kloaka (perut ayam) bila dipegang mengeras

  

Cara-cara pemeriksaan kesehatan pada ternak

a. Melihat (inspeksi)

    -mengamati sikap dan kondisi tubuh hewan bagian luar maupun bagian

    -menggunakan indra penglihatan pada bagian luar seperti kulit dan bulu, permukaan luar, cara                 berjalan, nafsu makan, aktifitas anggota gerak

b. Meraba (palpasi)

    -merasakan adanya perubahan yang berhubungan dengan bidang permukaan tubuh hewan

    -menggunakan telapak tangan dan punggung tangan untuk mengetahui hal-hal seperti permukaan         kasar atau halus, ada tidaknya benjolan kulit atau permukaan organ luar, ada tidaknya penebalan          lapisan kulit atau permukaan organ luar, konsistensi atau kekenyalan.

c. Mengetuk atau memukul (perkusi)

    -memeriksa organ dalam rongga tubuh tubuh

    -menggunakan alat pengetuk (palu perkusi) untuk memeriksa kepekaan peru-paru, kepekaan                   jantung, dan reflek.

d. Mendengar (auskultasi)

    -mendengarkan kelainan-kelainan bunyi pada organ

    -melakukan langsung atau menggunakan alat bantu dengar (stetoskop) untuk mendengar bunyi              organ pencernaan, bunyi organ pernafasan, bunyi peredaran darah, ritme jantung dan ritme paru-        paru.

 

 

Demikian artikel tentang bagaimana identifikasi kesehatan pada ilmu dasar kesehatan ternak, semoga bisa bermanfaat dan membantu anda apabila ada kritik, saran dan pertanyaan silahkan cantumkan dikolom komentar. Terima kasih.

Related Posts

2 comments

Post a Comment